CONNECT WITH PASSIONMAGZ

  • PassionMagz.Com on Pinterest
    FOLLOW US
  • PassionMagz.Com on tumblr
    FOLLOW US
  • PassionMagz.Com on G+
Misteri

Merinding: Ini Kisah Mistis Soekarno, Dibalik Lahirnya Pancasila


Images By Google.
PassionMagz.com. – Tepat pada hari ini Tanggal 1 Juni, setiap tahunnya seluruh masyarakat di Indonesia memperingati hari lahirnya Pancasila. Nah berbicara mengenai hari Pancasila apakah Sahabat Passion sudah tau sejarahnya?.

Jika belum tahu, yuk simak terus artikel ini sampai tuntas yah, karena ada sebuah kisah mistis Soekarno dibalik lahirnya pancasila, seperti dilansir dari laman Kompas:

Pada 1 Juni 1945, Bung Karno menyampaikan pidato dalam rapat besar Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Di dalam rapat itu Bung Karno secara berapi-api menyadarkan peserta rapat tentang perlunya Indonesia memiliki dasar negara yang menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.

Lima prinsip dipaparkan Soekarno beserta relevansinya bagi bangsa Indonesia. Kelima butir itulah yang disebut Soekarno sebagai Pancasila. Ini pula yang mendasari penetapan 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila.

Sejarah lahirnya Pancasila
Buah pemikiran Soekarno akan Pancasila tidak muncul secara tiba-tiba. Pancasila hadir sebagai hasil dari proses perenungan diri Bung Karno selama empat tahun diasingkan ke Ende, Nusa Tenggara Barat.

Pada 14 Januari 1934, Bung Karno bersama sang istri, Inggit Garnasih serta ibu mertua (Ibu Amsi) dan anak angkatnya, Ratna Djuami, tiba di rumah tahanan yang terletak di Kampung Ambugaga, Ende.

Kehidupan Soekarno dan keluarga di Ende serba sederhana dan jauh dari hiruk-pikuk politik seperti di kota besar.
Dibuangnya Soekarno ke daerah terpencil dengan penduduk berpendidikan rendah memang sengaja dilakukan Belanda untuk memutus hubungan Soekarno dengan para loyalisnya.

Dikutip dari buku "Bung Karno dan Pancasila, Ilham dari Flores untuk Nusantara", Soekarno jadi lebih banyak berpikir daripada sebelumnya.

Dia mulai mempelajari lebih jauh soal agama Islam hingga belajar soal pluralisme dengan bergaul bersama pastor-pastor di Ende. Tak banyak yang bisa dilakukan Bung Karno di tempat pengasingan yang begitu jauh dari Ibu Kota itu.

Sehari-hari, Soekarno memilih berkebun dan membaca. Untuk membunuh kebosanannya dengan aktivitas yang monoton itu, jiwa seni Bung Karno kembali tumbuh. Dia mulai melukis hingga menulis naskah drama pementasan.

Di sela kegiatan seninya, Soekarno berkirim surat dengan tokoh Islam di Bandung bernama T. A. Hassan dan berdiskusi cukup sering dengan pastor Pater Huijtink. Dari sinilah Soekarno menjadi lebih relijius dan memaknai keberagaman secara lebih dalam.

Sebuah tempat favoritnya untuk berkontemplasi adalah di bawah pohon sukun yang menghadap langsung ke Pantai Ende.
Pohon sukun itu berjarak 700 meter dari kediaman Soekarno. Biasanya, Soekarno pergi sendiri ke tempat itu pada Jumat malam.

Di tempat itulah, Soekarno mengaku buah pemikiran Pancasila tercetus. Ia memiliki cerita sendiri soal itu. Berikut yang dikisahkan Soekarno:

"Suatu kekuatan gaib menyeretku ke tempat itu hari demi hari... Di sana, dengan pemandangan laut lepas tiada yang menghalangi, dengan langit biru yang tak ada batasnya dan mega putih yang menggelembung.., di sanalah aku duduk termenung berjam-jam. Aku memandangi samudera bergolak dengan hempasan gelombangnya yang besar memukuli pantai dengan pukulan berirama. Dan kupikir-pikir bagaimana laut bisa bergerak tak henti-hentinya. Pasang surut, namun ia tetap menggelora secara abadi. Keadaan ini sama dengan revolusi kami, kupikir. Revolusi kami tidak mempunyai titik batasnya. Revolusi kami, seperti juga samudra luas, adalah hasil ciptaan Tuhan, satu-satunya Maha Penyebab dan Maha Pencipta. Dan aku tahu di waktu itu bahwa semua ciptaan dari Yang Maha Esa, termasuk diriku sendiri dan tanah airku, berada di bawah aturan hukum dari Yang Maha Ada."

Ketika menjadi Presiden pertama Indonesia, Bung Karno kembali mengunjungi Ende pada tahun 1950. Bung Karno tidak lupa pada pohon sukun favoritnya itu. Di sanalah Bung Karno bercerita proses pencetusan Pancasila yang kini ditetapkan sebagai dasar negara.

Sejak tahun 1980-an, pohon sukun itu kemudian dikenal menjadi Pohon Pancasila. Namun, pohon aslinya sudah mati pada tahun 1970-an. Pemerintah setempat menggantinya dengan anakan pohon yang sama di lokasi yang sama.

Lalu, bagaimanakah menurut tanggapan Sahabat Passion?.

Tweet
PassionMagz.Com on G+
Kategori Berita

Misteri

June 1, 2016, 12:00
Images By Google. PassionMagz.com. – Tepat pada hari ini Tanggal 1 Juni, setiap tahunnya seluruh masyarakat di Indonesia memperingati hari lahirnya Pancasila. Nah berbicar ...
  • PT.Lintas Citra Abadi
    Anda Ingin Pasang Internet maupun kamera CCTV Dengan Harga Yang terjangkau dan gak lemot?. Yuk hubungi kami Di: Klik Di Sini Untuk Menuju Website Kami Tlpn: 021 8795 0809 Hp: 0857 1595 3053 Alamat: Jl. Raya babakan madang No.99 Gate 2, Gd F. Lt2, sentul Selatan 16810.
  • Athina Dolls
    Kami adalah pembuat boneka softdolls yang berasal dari Bogor, Jawa Barat. Kami membuat boneka sebagai teman bermain anak-anak atau saudara Anda. Boneka kami terbuat dari material yang aman dan nyaman dimainkan oleh anak-anak. Boneka kami bertema Iconic Indonesia bertujuan untuk mengenalkan berbagai macam jenis batik pada anak-anak. Silahkan pilih sendiri pakaian batik yang tepat untuk anak atau saudara Anda :) Phone: +628 1111 4080 Email: lasarina@athinadolls.com Bbm: 7CD899C3 Addresh: Darmawan Park, Jl. Raya Babakan Madang No. 99 Sentul, Bogor 16810 Web: www.athinadolls.com We Bring Happiness To All Children !! Cinta Batik Cinta Negri Ku Indonesia !! Klik Di Sini Untuk Menuju Website Kami
  • Rukun Senior Living
    Di Rukun kami percaya bahwa kesenangan itu dimulai pada tahun - tahun emas. Sehingga kami telah mengembangkan sebuah klub dan resort dimana para senior yang ingin menikmati kesenangan, aktif, dan gaya hidup yang bebas dapat berkumpul dan menikmati hidup bersama - sama setiap hari. Jika Anda berminat Bisa hubungi kami di kontak dibawah ini: Phone: 021 - 8795 - 1525 Email: info@rukunseniorliving.com Addresh: Darmawan Park Gate 1, Jl. Raya Babakan Madang No. 99 Sentul, 16810. Web:www.rukunseniorliving.com
  • Oase Wisata
    Bagi Sahabat Passion yang membutuhkan pakte liburan bersama keluarga maupun teman" dengan paket hemat dan terjangkau bisa kami disini: phone: +62 878 7007 5558 | +62 812 8837 3228 Mail: leni@oasewisata.com