FB Ingin Bersaing Dengan Video Youtube

Ilustrasi By Google.
Passionmagz.com. – Facebok (FB) telah lama berupaya meningkatkan konten video di jejaring sosial mereka sebagai upaya melawan YouTube. Sekarang Facebok sedang mempertimbangkan untuk melawan YouTube dengan video musik resmi milik para musisi.
Menurut empat sumber yang dekat rencana ini, Facebok telah mengadakan diskusi awal dengan perusahaan rekaman besar untuk mencari lisensi video musik yang nantinya dapat dilihat di News Feed milik pengguna.
Tentu saja ada keuntungan yang dijanjikan Facebok kepada para perusahaan rekaman, di mana keduanya akan berbagi pendapatan iklan, tetapi persentasi bagi hasilnya belum ditetapkan.
Facebok menolak mengomentari kabar kerja sama video musik dengan perusahaan rekaman ini. Tetapi ketika ditanya The New York Times soal rencana perusahaan untuk membuat layanan streaming musik, Facebok dengan tegas membantah laporan itu.
"Kami tidak memiliki rencana untuk pergi ke streaming musik," kata seorang perwakilan dari Facebok, seperti dikutip dari The New York Times.
Dengan modal 1,4 miliar pengguna, Facebok memiliki daya tawar yang kuat kepada para mitra yang diajak bekerjasama untuk menantang dominasi YouTube.
Bahkan dalam kerja sama video musik ini, menurut sumber yang enggan disebut namanya, Facebok berani menawarkan persentase bagi hasil yang lebih tinggi untuk perusahaan rekaman ketimbang bagi hasil yang ditawarkan YouTube.
Mereka juga berjanji untuk lebih memerhatikan konten ilegal yang dapat merugikan perusahaan rekaman dan musisi karena keberadaan konten bajakan.
Sumber: CNN Indonesia.
Headline
Bandara Ngurah Rai Ditutup Sementara, Ini Penyebabnya
Images By Google. Passionmagz.com. – Sebanyak 47.370 penumpang dari berbagai maskapai penerbanganFB Ingin Bersaing Dengan Video Youtube
Ilustrasi By Google. Passionmagz.com. – Facebok (FB) telah lama berupaya meningkatkan konten video di jejarKetua MK Melegalkan Politik Dinasti, Berikut Pernyataanya
Ilustrasi By Google. Passionmagz.com. – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menuai kritik karena melegalkan po



