Selain Sianida, Inilah 5 Zat Paling Beracun Di Bumi

Images Mercury Press & Media Ltd.
PassionMagz.com. – Beberapa waktu yang lalu publik sempat dihebohkan dengan kasus meninggalnya wanita yang meninggal usai meminum kopi dan kini kasusnya tersebut mulai terungkap.
Karena Wayan Mirna Salimin (27) meninggal karena meminum zat beracun yang diduga sebagai alat pembunuh, yakni sianida yang dicampurkan kedalam kopi. Namun, tahukah Sahabat Passion bila sianida bukan zat paling beracun di Bumi ini?
Alasannya sederhana, untuk membunuh satu orang dibutuhkan satu per sepuluh gram sianida. Padahal, banyak zat beracun lain yang per ribuan gramnya bisa mengakhiri nyawa seseorang. Zat-zat beracun ini ada yang buatan manusia dan 'tercipta' secara alami di alam. Apa saja zat-zat paling beracun itu? Berikut ulasannya, seperti dikutip PassionMagz dari laman Merdeka.
Dimethylcadmium (Ch3CdCh3)
Dimethylcadmium sering disebut sebagai zat kimia buatan manusia yang paling beracun di dunia. Zat ini dibuat oleh ilmuwan Jerman bernama Erich Krause di tahun 1917. Zat ini sangat beracun sampai-sampai beberapa mikro (seperseribu) gram per meter kubiknya bisa membunuh manusia dewasa. Menghirup Dimethylcadmium bisa menyebabkan kegagalan organ tubuh, mulai paru-paru sampai ginjal.
Jika hal itu tidak langsung mengakhiri hidup, zat ini masih akan menyebabkan kanker akut. Lebih lanjut, ilmuwan juga sangat takut menumpahkan Dimethylcadmium. Sebab, nyaris tidak ada cara aman untuk membersihkan tumpahan zat ini. Membersihkan Dimethylcadmium dengan air hanya akan memicu ledakan, mengelapnya, atau nyaris semua perlakuan yang menimbulkan gesekan pada zat ini akan berakhir pada ledakan.
Tetrodotoxin
Racun satu ini juga dikenal sangat berbahaya, bahkan tidak ada penawarnya. Tetrodotoxin kerap disebut tetrodox atau 'TTX', dan biasa ditemukan secara alami di ikan buntal dan kadal air Eropa. Untuk membunuh seorang manusia dewasa, hanya dibutuhkan 0,003 gram TTX. Tak aneh bila di berbagai belahan dunia, koki pembuat sushi dari ikan buntal harus mengantongi izin khusus.
Korban dari racun tetrodox biasanya akan langsung mengalami kelumpuhan, dan kelumpuhan yang juga terjadi pada organ dalam seperti paru-paru lah yang mengakibatkan kematian. Kematian akibat racun ini biasanya terjadi 20 menit-8 jam pasca kontak dengan racun.
Ricin
Biji jarak diketahui mempunyai banyak manfaat bagi tubuh, bahkan bisa digunakan sebagai pengganti bahan bakar. Terlepas dari itu, ternyata biji jarak mengandung salah satu racun paling mematikan, yaitu ricin. Ricin tergolong protein yang terekstrak dari biji jarak dan bisa berbentuk cairan atau serbuk kristal.
Hanya diperlukan 0,0005 gram atau separuh butiran serbuk risin untuk membunuh manusia. Syaratnya, ricin harus disuntikkan atau disedot lewat hidung. Rincin sudah dipakai sebagai alat pembunuh pertama kali di tahun 1978 di Inggris. Seorang kritikus pemerintah asal Bulgaria ditusuk dengan sebuah payung bersenjata tajam yang sudah dilumuri ricin. Akibatnya, pria bernama Georgi Markov itu mati 4 hari kemudian.
Merkuri
Ini adalah logam paling beracun yan diketahui manusia. Jenis merkuri paling mematikan adalah Dimethylmercury yang bisa terserap melalui kulit meski si korban sudah memakai kaus tangan. Dosis mematikan dari Dimethylmercury adalah 0,00015 gram, yang bisa meracuni tubuh dengan cara menyumbat pembuluh darah. Hasilnya, orang yang terkena Dimethylmercury bisa mengalami gangguan penglihatan, pendengaran, dan bicara, hingga kematian.
Batrachotoxin
Racun paling mematikan berikutnya datang dari hewan asli Amerika Tengah dan Selatan, yakni katak panah beracun (Dendrobatidae). Batrachotoxin adalah racun jenis neuro toksin yang menyerang sistem saraf, termasuk memblokir semua sinyal yang dikirimkan ke otak dan melumpuhkan semua otot tubuh.
Hanya diperlukan 0,00012 gram Batrachotoxin untuk membunuh manusia. Celakanya, ilmuwan belum menemukan penawar racun yang benar-benar pas utnuk Batrachotoxin. Batrachotoxin dihasilkan dari kelenjar yang terdapat di belakang telinga katak panah. Nah, si racun akan keluar saat katak itu merasa terancam. Oleh suku beberapa suku di Amazon, racun katak ini dipakai untuk melumuri mata panah. Bahkan, menurut cerita, racun ini tetap mematikan meski mata panah tidak digunakan selama 1 tahun.
Nah, itulah tadi ke lima zat paling beracun di bumi selain Sianida, dan semoga saja artikel tersebut dapat menambah wawasan Sahabat Passion yah.
Headline
Astagfirullah, 4 Hal Ini Buat Malaikat Menjauhimu
Ilustrasi By Youtube. PassionMagz.com. – Tahukah Sahabat Passion bahwa ternyata setiap harinVideo, Begini Kelakuan Pengemis Bermuka Terbakar Menipu Kita
Images By Youtube. PassionMagz.com. – Saat ini pengemis dijalanan tiap hari semakin banyak sSubhanallah, Inilah 10 Tanda Kita Didatangi Malaikat Maut
Ilustrasi By Google. PassionMagz.com. – Sesungguhnya setiap yang bernyawa pasti akan mati ji



