Keharmonisan Keluarga: Kuncinya Komitmen

PassionMagz.com Sebagai komunitas terkecil dalam masyarakat, keluarga merupakan ujung tombak sebuah peradaban. Di Institusi ini semua pondasi kehidupan masyarakat dilahirkan. Sayangnya,ditengah kehidupan modernitas saat ini, keharmonisan keluarga justru menjadi hal yang jarang ditemukan dalam keluarga. Padahal keharmonisan keluarga merupakan kondisi ideal bagi perkembangan kehidupan anggota keluarga lainnya.
Kesepakatan pasangan
Keluarga harmonis adalah keluarga yang saling mengisi satu sama lain serta memiliki pengertian yang mendalam antar anggotanya. Keluarga yang harmonis juga bukan berarti keluarga yang tidak pernah berbeda pendapat antar anggotanya. Yang membedakannya adalah, keluarga jenis ini memiliki kemampuan dalam mengelola masalah tanpa harus menyebabkan konflik, apalagi sampai berujung pada perpecahan.
Sering kita melihat keluarga yang hancur ditengah jalan. Dari sekian banyak alasan, ketidak cocokkan merupakan alasan klasik yang selalu dilontarkan. Padahal ketidak cocokkan wajar terjadi, karena dua manusia yang memiliki karakter, kebiasaan, gaya hidup, dan pemikiran yang tidak sama.
Kita sadari kalau keharmonisan yang sempurna memang tak akan pernah ada. Itu sebuah keniscayaan, karena keharmonisan sering diuji ketahanannya. Namun, itu semua bukan berarti suatu hal yang tidak bisa diwujudkan. Semuanya memang harus kembali pada kesepakatan pasangan saat akan membangun sebuah keluarga. Kesepakatan tentang bentuk, tujuan, dan goal attainmenr apa yang ingin dicapai dari sebuah keluarga. Dari sinilah sebenarnya pasangan bisa mengatasi keterbatasan waktu, tenaga, dan pikirannya dengan melakukan pembagian peran antar keduanya. Wal-hasil, sesibuk apapun kita, semua fungsi kehidupan yang ada dalam keluarga dapat dijalankan sehingga mampu meredam dan mengatasi segala permasalahan yang kerap timbul dalam perjalanan keluarga kita.
Komitmen
Budaya serba membolehkan (permisif ) yang berkembang saat ini juga menjadi salah satu hal yang menonjol dalam terciptanya kelonggaran komitmen dalam berkeluarga. Budaya ini membuat norma dan hukum menjadi bergeser. Sering kita melihat seseorang yang menjadi tidak puas terhadap pasangannya, karena nilai materi. Keinginan saling berkorban, mengisi, memberi yang semakin bergeser mem-buat kehidupan berkeluarga menjadi "neraka"di dunia. Disinilah perlunya pemahaman kem-bali tentang hakikat pernikahan. Pernikahan harus dipandang sebagai sebuah komitmen yang dibangun bersama oleh pasangan. Maka siapa pun yang melakukan pernikahan, upaya-upaya untuk memperkuat komitmen harus diprioritaskan. Komitmen menjanjikan kepastian dan menjaga cinta terhadap pasangan, saat gairah menjadi redup. Namun, keberadaan komitmen dalam berkeluarga memang sangat tergantung kepada nilai hidup yang dianut. Nilai hidup adalah kualitas yang kita anggap ideal untuk menjadi sifat dan kepribadian kita. Nilai-nilai hidup menolong kita agar tidak bingung membedakan mana yang baik dan mana yang keliru.Dari hal inilah kemudian lahir komitmen. Menjaga agar komitmen yang sudah dibuat tidak dicederai dan tetap berada pada jalurnya, bukan hal yang mudah. Tapi hal itu bukan berarti juga hal yang sulit dilakukan. Komitmen adalah modal awal bagi pasangan dalam mencapai titik kebahagian sebuah keluarga yaitu keharmonisan. Karena pada kondisi seperti inilah arah dan pencapaian tujuan kehidupan keluarga akan berlangsung sempurna.
Editor : (Irv)
Perspective
Berapakah Kekayaan Bill Gates
Images By Google Passionmagz.com. – Siapa yang tak kenal dengan pendiri perusahaan Microsoft ini, ya dia adInilah Ketakutan Saat Membangun Bisnis
Ilustrasi By Google. Passionmagz.com. – Tentunya jika Anda melakukan suatu pekerjaan dengan hoby ataupun deGaji Besar Bukanlah Segalanya
Ilustrasi By Google Passionmagz.com. – Bekerja dan bekerja mungkin itu ada salah satu kegiatan yang harus d



