Black Ivory, Kopi Termahal Sedunia Harga Secangkirnya Bikin Kamu Nangis
Nah, berbicara mengenaik kopi nih Sahabat Passion, Kamu tahu gak kopi apa sih yang saat ini menjadi kopi termahal yang ada di dunia?. Jika Kamu menjawab kopi luwak berarti jawaban Kamu salah ya memang dulu kopi luwak pernah dijuluki yang termahal di dunia.
Sayangnya, julukan itu sudah nggak disematkan lagi karena kini sudah ada pesaing kopi luwak yang lebih gila lagi soal harga. Namanya adalah Black Ivory Coffee. Sejak awal kemunculannya, kopi satu ini sudah menarik perhatian banyak orang di dunia. Bukan cuma karena harga tapi juga proses unik serta rasanya yang katanya sangat nikmat.
Nah, masih tentang Black Ivory, berikut adalah fakta-fakta tentang kopi dengan julukan termahal di dunia itu yang harga secangkirnya bikin Sahabat Passion nangis, seperti PassionMagz lansir dari laman Kaskus:
Black Ivory Coffee yang Mirip dengan Kopi Luwak

Secara garis besar, proses pembuatan Black Ivory ini nggak jauh berbeda dari kopi luwak. Ya, keduanya sama-sama harus dicerna dulu oleh hewan untuk selanjutnya diproses lagi. Bedanya, kalau kopi luwak dicerna oleh si luwak, sedangkan Black Ivory ini dihasilkan oleh mamalia darat terbesar. Ya, gajah.
Kopi Black Ivory pertama kali ditemukan di Thailand oleh seorang pria Kanada bernama Blake Dinkin. Jadi, Blake mencoba sebuah trik untuk menghasilkan kopi baru dengan menyengaja memberikan biji-biji kopi pilihan untuk para gajah di sebuah penangkaran.
Setelah beberapa trial and error, kemudian didapatkan hasil yang sungguh luar biasa. Kopi yang berasal dari kotoran gajah ini sangat nikmat dan punya ciri khas.
Proses Pembuatan Black Ivory Tidak Semudah yang Dikira

Secara umum proses pembuatan kopi ini cukup mudah, tapi dalam praktiknya ternyata susah lho Sahabat Passion. Ada banyak alasannya kenapa begini.
Pertama adalah proses pencernaan gajahnya sendiri. Tak seperti pembuatan kopi luwak, yang satu ini cenderung lebih lama. Ya, untuk menghasilkan beberapa ons biji kopi Black Ivory, petugas harus menunggu 10-15 jam. Alasan lain kenapa bikin kopi satu ini susah adalah hasilnya yang tidak menentu. Berkilo-kilo gajah makan kopi, tapi belum tentu hasil akhirnya sama.
Sebabnya karena pencernaan gajah yang sangat kuat sehingga banyak kopi yang hancur alias tergiling sempurna di dalam perut si hewan besar itu. Ini juga alasan kenapa kopi Black Ivory itu langka dan jarang-jarang.
Mengintip Proses Awal yang Bikin Mual
Sama seperti luwak, kopi satu ini dihasilkan dari kotoran hewan. Tapi, kalau luwak umumnya memiliki kotoran yang menggumpal, jadi kopi-kopinya tetap padat, utuh, dan lebih gampang diolah. Nah, kalau gajah tentu beda. Biasanya kotorannya berbentuk lebih berserat serta ukurannya sangat besar.
Yang bikin ogah dari proses pembuatan kopi Black Ivory ini ya pemisahannya. Bagaimana tidak, para petugas harus membelah, memisahkan, kemudian memunguti satu per satu kopi di dalamnya feses gajah yang sebesar bola bowling itu. Awalnya memang bikin mual, tapi kalau sudah biasa bakal tidak masalah.
Harga Kopi Gajah yang Bikin Nangis
Pasti pernah dengar kan ungkapan yang bilang, “usaha tidak akan mengkhianati hasil”? Ungkapan itu cocok dengan kopi satu ini. Bikin Black Ivory memang nggak mudah, bahkan harus rela korek-korek kotoran gajah, tapi hasil akhirnya luar biasa. Ya, apalagi kalau bukan karena harganya.
Diketahui, harga kopi ini per kilogramnya mencapai $1.100 atau sekitar Rp 14 jutaan kalau berdasarkan kurs sekarang. Edan ya? Tak ada kopi di dunia ini yang melebihi si Black Ivory. Dan dengan banderol harga yang selangit itu, tak heran juga kalau per cangkirnya kopi ini dijual seharga kurang lebih Rp 500 ribu.
Ciri Khas Kenikmatan Black Ivory

Inilah Black Ivory, si kopi nikmat yang bikin penikmatnya bisa jatuh miskin karena saking mahalnya. Kalau membaca ulasan di atas, memang tidak mengherankan kenapa kopi ini bisa dihargai segila itu.
Nah, bagi Sahabat Passion yang gemar minum kopi tentunya wajib coba nih kopi Black ivory, tapi sayangnya kopi ini belum ada di Indonesia. Lalu bagaimanakah menurut Kamu?.