Headline Thu, 28 April 2016

Sombongnya: Saya Terlanjur Kaya dan Cantik Buat Apa Bekerja

Sombongnya: Saya Terlanjur Kaya dan Cantik Buat Apa Bekerja
PassionMagz.com. – Seperti yang sudah kita ketahui bahwa kehidupan didunia ini hanya sementara dan tidak ada yang kekal selain Sang Maha Pencipta dan segala sesuatu yang dimiliki oleh kita hanyalah titipan semantara untuk itu kita sebagai manusia janganlah sombong.

Namun lain halnya dengan apa yang saat ini tenggah dibangga banggakan wanita yang satu ini, karena dengan merasa terlahir cantik dan kaya membuat wanita ini ogah bekerja sebagai karyawan di kantoran. Apalagi telah memiliki segala fasilitas kekayaan orangtuanya.

Perempuan muda asal Ukraina yang mengaku cantik ini merasa tidak cocok bekerja kantoran di sebuah perusahaan.
Diketahui wanita tersebut adalah Julia Stakhiva (23). Bentuk tubuhnya memang semampai langsing dan seksi. Ia pun merasa dirinya sangat cantik.

Menurut Stakhiva, menjadi kaya itu tidak terlalu penting. Sebab, baginya, hal paling utama adalah cantik.

“Semua orang bisa menjadi kaya tetapi tidak semua orang terlahir cantik. Dalam lingkup pergaulanku, kami orang-orang kaya, tidak iri pada sepatu dan tas baru, tetapi kami iri pada penampilan seseorang. Itulah mengapa penting sekali untuk cantik, kurus, dan memiliki rambut indah,” ujar Stakhiva pada DailyMail.

Sekarang, Stakhiva tengah mengenyam pendidikan di Regent’s University di London. Sejauh ini, dia hidup dari dana orangtua yang merupakan pengusaha makanan sukses di Ukraina.

Kedua orangtua Stakhiva, kabarnya, sangat mendukung gaya hidup putrinya ini, terutama hobinya mendongkrak penampilan lewat bedah kosmetik.

“Aku sangat dekat dengan orangtuaku, mereka mengajarkanku untuk selalu mengembangkan diri, dan mereka melihat bakatku,” imbuhnya, seperti PassionMagz.com lansir dari laman TribunJateng.

Lalu, Stakhiva yang memiliki dana gaya hidup dan belanja tanpa batas ini, juga tidak berniat merintis karier bekerja di sebuah perusahaan.

“Tujuan hidupku adalah meraih sukses. Aku tidak cocok bekerja kantoran karena aku cantik dan berpendidikan. Teman-teman dan keluargaku memandangku sebagai pemimpin. Jadi, aku tidak bekerja dengan orang lain setelah nanti lulus kuliah,” urainya.
Stakhiva tak ragu akui bahwa dia sangat kecanduan bedah kosmetika semenjak usia 18 tahun. Lebih kurang, dia sudah menghabiskan 260.000 dollar AS atau setara dengan Rp 3 miliar.

Tidak tanggung-tanggung, hanya untuk urusan rambut, Stakhiva harus terbang ke Rusia untuk bertandang ke salon langganannya.

“Tidak ada penata rambut dan kecantikan yang benar-benar bagus di London. Lebih gampang untuk terbang ke Moskow beberapa bulan sekali untuk mendapatkan semua perawatan yang dibutuhkan rambutku,” pungkasnya.

Lalu bagaimanakah tanggapan Sahabat Passion?.

Sombongnya: Saya Terlanjur Kaya dan Cantik Buat Apa Bekerja
Rated 5/5 based on 474 reviews
More