Pesawat Super Tucano Jatuh Di Malang, Apa Penyebabnya
"Sejumlah saksi mata melihat pesawat itu terbang rendah dan tiba-tiba jatuh, tetapi tidak ada suara ledakan," kata wartawan di Malang, Eko Widianto kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan. Menurutnya, lokasi jatuhnya pesawat berjarak sekitar 5km dari Lapangan udara TNI AU Abdurrahman Saleh di Kota Malang.
Lalu apakah penyebab pesawat tersebut jatuh?
" Kalau dilihat secara awam, ada kemungkinan apakah itu technical error atau human error. Kami menduga ada sesuatu dalam pesawat tersebut," tambanya, Kata Sekretaris Kabinet, Pramono Anung di komplek Istana Merdeka, Rabu (10/02) siang
Di tempat terpisah, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, mengatakan pesawat yang jatuh di Malang dalam kondisi 'cukup baik'.
"Itu belum terlalu lama usianya," kata Ryamizard kepada para wartawan di Gedung DPR, Rabu (10/02), seperti PassionMagz kutip dari laman BBC Indonesia.
"Kondisinya baik. Kita lihat dulu itu kesalahan pesawat atau orang. Pesawat itu cukup baik," kata Ryamizard, yang meyakini kondisi pesawat masih layak untuk terbang.
Terkendala evakuasi
Dalam jumpa pers di kota Malang, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Agus Supriatna, mengatakan pihaknya belum menemukan penyebab utama jatuhnya pesawat Super Tucano buatan Brasil itu.
Sampai Rabu (10/02), tim evakuasi masih terkendala lokasi jatuhnya pesawat di dalam perkampungan padat di wilayah Blimbing, kota Malang. Pesawat jatuh menimpa sebuah rumah milik warga yang menyebabkan dua orang warga sipil meninggal, serta seorang pilot dan seorang lagi juru mesin pesawat.
"Apa penyebabnya? Ini saya minta doa dari teman-teman media agar pesawat ini segera diangkat," kata Agus Supriatna, Rabu (10/02) sore.
"Dengan diangkatnya pesawat, tim identifikasi sudah bisa melihat bagaimana propeller (baling-baling) sendiri, bagaimana enginenya (mesin)... Sehingga ada keterkaitan dari itu semua, dan ditemukannya video recorder. Nah, dengan itu ditemukan, kita bisa menentukan di mana masalah utamanya," ungkap KSAU.