Waspada, Office Affair!
Posted by By admin , at 20 : 57 PM Print
Pernyataan bahwa kantor kerap menjadi ajang terjadinya perselingkuhan bukannya tanpa alasan. Di tempat ini memang sangat memungkinkan terjadinya hubungan percintaan antar karyawan, termasuk bos dan bawahan.
Intensitas pertemuan, Kantor adalah salah satu tempat terbanyak kita menghabiskan waktu setiap hari. Intesitas waktu dan frekuensi pertemuan yang sering inilah yang memunculkan sikap saling memperhatikan, bahkan menimbulkan pemicu perselingkuhan.
Sarana pelarian, Ketika kita sedang mengalami kejenuhan atau mengalami konflik dengan pasangan resmi. Seringkali kita mencari jalan keluar curhat dengan teman kantor. Bila curhat ini Anda lakukan dengan rekan kerja yang berlawanan jenis, efeknya tanpa disadari Anda akan merasakan kenyamanan semu. Jika hal ini terus dibiarkan maka akan menimbulkan sikap romantisme kepada rekan kerja yang berujung pada perselingkuhan.
Penampilan, Kebanyakan dari kita pergi bekerja dengan ditunjang penampilan terbaik, bermake up sempurna, semprotan parfum yang segar, jiwa yang fresh, segalanya tampak begitu sempurna. Beda dengan waktu yang kita habiskan bersama pasangan, penampilan yang kerap seadanya, faktor kelelahan sehingga kita justru berpenampilan tidak menarik dihadapan pasangan. Akibatnya kita sibuk cuci mata dikantor mengingat segalanya tampak begitu indah.
Turunnya Nilai Moral, Di era yang serba bebas dan terbuka seperti sekarang ini, perceraian dianggap bukanlah hal yang tabu, jadi ketika kita mendapati pasangan berselingkuh atau kita yang justru melakukan perselingkuhan, tidakan tersebut dianggap hal biasa, dan jika perceraian akhrnya dipilih hal tersebut dianggap sesuatu yang wajar karena merasa kita berhak melakukan hal yang kita suka.
Apapun alasannya perselingkuhan bukanlah hal baik, tak hanya akan melukai keluarga, nama baik dan reputasi Anda juga bisa jadi taruhan. Untuk menghindarinya bersikap wajar dan profesional dalam membangun relasi di kantor. Tampil sopan dan rapi dalam berbusana, hindari tampilan yang akan memancing orang untuk berpikir lain tentang Anda. Ingat selalu bahwa Anda memiliki keluarga yang utuh dan bahagia, jangan menodainya dengan hal-hal yang tidak terrpuji. Selalu bina komunikasi yang baik antara Anda dan pasangan, pertahankanlah perkawinan Anda!.
Related Posts
-
7 May at 16 : 56 PM 4
4 Hal Menyenangkan Menjadi Lajang
-
12 April at 14 : 24 PM 0
Malu Punya Pacar Anak Mami?
-
31 March at 10 : 38 AM 0
John Denver, Sang Pencerita keindahan







