Sehat dengan Swamedikasi

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Posted by By , at 10 : 02 AM Print

Pengobatan dilakukan bila seseorang telah terjangkit suatu penyakit. Dalam Pengobatan yang dilakuakan masyarakat biasanya  dilakukan dengan dua macam cara yaitu pengobatan medikasi (bantuan dokter) atau pengobatan sendiri (swamedikasi). Kedua tindakan ini biasanya dilakukan untuk menangani masalah kesehatan. Tetapi sebagian masyarakat berusaha mencoba untuk mengambil alternatif dengan melakukan pengobatan swamedikasi dengan alasan keterbatasan ekonomi. Lalu seperti apakah langkah tersebut?

Biasanya, obat-obatan yang digunakan untuk pengobatan sendiri atau swamedikasi biasa disebut dengan obat tanpa resep atau obat bebas atau OTC (Over The Counter). Obat -obat bebas tersebut dapat diperoleh  di toko obat, apotik, supermarket, hingga warung-warung terdekat. Sedangkan obat-obat yang diperoleh dengan resep dokter disebut obat resep.

Lalu, Apakah alasan melakukan swamedikasi bagi kebanyakan masyarakat Indonesia? Alasanya cukup sepele yaitu, karena faktor sosial ekonmi, gaya hidup, kemudahan memperoleh produk obat, faktor kesehatan lingkungan, dan ketersediaan produk baru.

Peran Apoteker atau Kedokteran.

Dengan semakin banyaknya masyarakat melakukan pengobatan sendiri atau swamedikasi, maka informasi mengenai obat yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan mereka juga semakin diperlukan. Dalam hal itulah maka apoteker atau kedokteran mempunyai peran penting untuk  memberikan informasi yang tepat tentang obat kepada pasien atau konsumen.

Peran Masyarakat.

Pasien  atau masyarakat juga harus mempunyai informasi yang tepat mengenai obat yang dikonsumsi, dengan membaca label obat dengan teliti. Dan berkonsultasilah ke dokter jika memang perlu, hal ini terutama jika dirasakan bahwa dengan pengobatan sendiri yang dilakukan tidak memberikan hasil seperti yang diharapkan.

Incoming search terms:

  • informasi obat swamedikasi

Health Guide , , , , , , , , , , , ,

Related Posts

Post Your Comment

*

Switch to our mobile site