Memahami Generasi Milenial

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Posted by By , at 09 : 09 AM Print

Saat ini kita berada dalam perkembangan dunia yang sarat dengan kecanggihan teknologi dan informasi. Tak dapat dipungkuri era ini telah melahirkan generasi-generasi baru, generasi elektronik. Sering dijuluki juga “Gen Y”, para “milenial” yang terkenal kreatif dan “tech-savvy”.

Dengan ditunjang kemudahan teknologi dan cara-cara interaksi personal, generasi muda sekarang sangat jauh berbeda dengan generasi kita terdahulu yang cenderung gaptek, penuh struktur dan berbirokrasi. Perbedaan yang terjadi, tak jarang seringkali menimbulkan ketegangan.

Ketika terjadi konflik, kalimat bernada keluhan sering terlontar dengan mengatakan generasi sekarang tidak bertanggung jawab, tidak bisa “ditembus” dalam komunikasi, dan seringkali tidak “komit” dalam menghadapi pekerjaan. Ada juga yang mencap generasi sekarang adalah generasi autis, karena mereka sering hidup dalam dunia mereka sendiri. Sibuk memainkan ponsel dan BlackBerry-nya terus-menerus.

Setiap zaman sudah barang tentu akan melahirkan generasi-generasi baru dengan segala kekhasan dan keunikannya. Gaya komunikasi, pola asuh, dan penerapan teknologi tentu tak dapat begitu saja kita samakan. Terlebih generasi sekarang demikian sangat amat melek teknologi. Kita tidak dapat menutup mata bahwa dunia memang telah berubah, bahkan saluran komunikasi sekarang telah berubah ke gaya lifestyle digital.

Tak ada alasan lain bukan untuk kita terus menghindar dari kebutuhan untuk memahami dan bekerjasama dengan generasi muda saat ini? Kita justru bisa berkolaborasi memanfaatkan media-media baru untuk  memperkaya imajinasi, dan berinovasi, hal-hal yang sebelumnya mungkin tidak pernah terpikirkan oleh kita?

Saatnya berubah! bukan kita yang harus menunggu mereka untuk menyesuaikan diri dengan kultur lama, tetapi kitalah yang harus mempersiapkan diri menyambut mereka. Karena seiring perkembangan jaman, mempelajari dan menguasai hal baru memang sudah merupakan sebuah keharusan

Perspective , , , ,

Related Posts

Post Your Comment

*

Switch to our mobile site