Icip-Icip Sate Kambing Muda Ronny Kumis
Posted by By admin , at 13 : 10 PM Print
Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Nampaknya peribahasa ini berlaku tak hanya untuk belalang dan ayam, tapi juga untuk kambing! Jika lain daerah asalnya, rasa danging kambing setelah diolah pun berbeda. Contohya, rasa sate atau sop kambing asal Prupuk (daerah antara Purwokerto dan Cirebon) sangat berbeda dan lebih nikmat dibanding sate dan sopnya di daerah lain. Sebabnya , rasa daging dari kambing muda asal prupuk juga beda dengan daging kambing asal jakarta. Jadi rasa sate dan sopnya juga tentu berbeda!
Sate atau sop kambing di Prupuk rasanya sangat khas. Daging kambingnya empuk, tidak tajam aromanya, dan bumbunya hanya kecap, tomat, dan bawang. Ronny pemilik rumah makan ini, memang tidak berlebihan. Apalagi setelah setelah melihat tampilan sate kambing ini warnanya tidak gelap layaknya sate kambing pada umumnya. Sebaliknya, dagingnya berwarna cerah, kendati sudah dipanggang matang, dan bisa menghapus kekhawatiran Anda akan bahaya karsinogenik yang terdapat dalam makanan panggang atau bakar.
Satu lagi keunikannya, sate ini tetap bisa dimakan saat sudah dingin, tanpa meninggalkan lemak. Padahal, sate kambing a la Ronny ini menawarkan dua pilihan; yang tanpa lemak (sate kambing special) dan yang berlemak (sate kambing biasa). Namun, Anda tetap tak akan melihat lemak yang kerap mematikan selera makan kita.
Menu lainya, Anda bisa memilih Sop, Tongseng, dan Gulai Kambing yang harganya relatif terjangkau. Lengkapi kenikmatan Anda bersantap dengan teh poci yang panas dan nimat dengan gula batu. Tak perlu jauh-jauh ke Prupuk, Anda tinggal melangkah ke Gading Batavia Anda sudah bisa menikmati Sate Kambing Muda Ronny Kumis.







