Bahagia di Tahun Pertama Pernikahan
Posted by By admin , at 20 : 56 PM Print
Menjalani tahun-tahun pertama pernikahan, terkadang tak seindah yang dibayangkan. Berbeda dengan masa berpacaran, saat menikah, Anda lebih banyak menghabiskan waktu bersama pasangan dan disinilah segala watak dan sifat asli mulai terlihat. Agar tidak terjadi bumerang, Anda harus memiliki kiat-kiat khusus untuk menciptakan kenyamanan dan kedamaian dalam keluarga.
Komunikasi, Menyatukan dua individu yang berbeda dengan latar belakang dan kebiasaan yang berbeda tentu bukan hal yang mudah. Seringkali timbul pertentangan, yang akhrnya berujung pada pertengkaran disinilah keahlian dalam menjalankan komunikasi dibutuhkan. Hal-hal yang tidak berkenan ada baiknya dibicarakan dengan pasangan untuk mencari titik temu. Tentu yang harus diperhatikan bahwa komunikasi juga ada aturannya, lakukan komunikasi dua arah dengan cara yang baik, efektif dan efisien terutama memperhatikan suasana hati dan pemilihan waktu yang tepat.
Toleransi, Kembangkan sikap toleransi, belajar memahami pasangan, menjaga perasaannya, menghargai dan menghormati pasangan dan senantiasa belajar untuk melakukan perubahan ke arah yang positif,
Bertanggungjawab Dalam Tugas dan Peran, Kebiasaan ataupun kesenangan pribadi diluar tugas dan peran kita dalam kehidupan rumahtangga tentu tidak bisa semaunya lagi kita lakukan. Serangkaian tugas dan peran baru dalam rumah tangga telah menanti kita. Mau tidak mau kita harus bertanggungjawab pada peran dan tugas kita masing-masing.
Memang tidak mudah untuk menghentikan atau mengurangi kegiatan yang kita sukai. Tidak mudah pula untuk melakukan pekerjaan yang tidak kita sukai. Tetapi, itulah tugas baru yang harus dijalankan oleh pasangan yang sudah menikah. Diskusikan dan bina kerjasama yang baik dengan pasangan agar segala tugas dan peran yang kita lakukan tidak lantas menjadi sebuah beban.
Memaafkan, Pasangan kita bukanlah manusia sempurna, Bersabar dan memaafkan jika kita mendapati tindakan dari pasangan yang tidak kita sukai, selama hal tersebut masih bisa ditolerir dan tidak melakukan hal-hal yang bertentangan atau menyakiti kita secara fisik dan mental.
Sebagai pasangan baru, Anda harus terus belajar mengembangkan keahlian-keahlian dalam kehidupan pernikahan. Awalnya mungkin terasa sulit, tetapi, dengan terus belajar, keahlian tersebut akan dapat dimiliki dan akan terasa menyenangkan saat melakukannya. Alhasil, kehidupan selanjutnya akan terasa lebih ringan dan anda berdua bisa mengarungi bahtera rumahtangga dengan penuh kebahagiaan.
Related Posts
-
7 May at 16 : 56 PM 4
4 Hal Menyenangkan Menjadi Lajang
-
12 April at 14 : 24 PM 0
Malu Punya Pacar Anak Mami?
-
17 March at 10 : 54 AM 2
Mengapa Kita Harus Selingkuh?
-
11 March at 22 : 53 PM 1
Sehat Tanpa Berpetualang







